5 Centimeters per Second

Lima menit pertama saya menyaksikan film ini, saya takjub. What a surreal animation! dan di menit-menit selanjutnya, saya terhisap kedalam dunia Makoto Shinkai. Anime Movie tahun 2007 bergenre romance dengan plot yang klise ini disajikan secara kokoh dan menawan. Sesuai dengan ciri khas Shinkai, 5 Centimeters per Second menawarkan pengalaman terbaik dalam menikmati visual arts film anime. Mulai dari backgrounds yang digambar sedetail mungkin namun tetap meninggalkan kesan lembut dan cerah, sampai dengan efek pencahayaan dan sudut kamera yang pas, sehingga membantu kita mendapatkan atmosfir suatu adegan.

5cps-01

Tōno-san…

Film anime yang berdurasi 100 menit ini, seperti yang saya katakan sebelumnya, memiliki plot yang klise namun tetap kokoh dan menawan. Basically, ceritanya berpusat pada dua orang sahabat masa kecil yang saling jatuh cinta serta perjuangan mereka menjaga hubungan tersebut. Namun tragisnya, cerita manis tersebut berakhir dengan sangat pahit. Melalui 3 segmen cerita yang sentimental, kita diajak untuk melihat bagaimana mereka tumbuh dewasa dan menjalani hidup yang penuh teka-teki ini. Terdengar klise kan?

The title 5 Centimeters Per Second comes from the speed at which cherry blossoms petals fall, petals being a metaphorical representation of humans, reminiscent of the slowness of life and how people often start together but slowly drift into their separate ways.

5cps-04

Yang membuat film ini sangat berkesan bagi saya tentunya adalah visual arts-nya. Exquisite… jauh di atas rata-rata. Kesan dari art-nya yang lembut, detail, colorful dan memanjakan mata tersebut benar-benar memberikan suatu pengalaman baru dalam menikmati film anime. Soundtracknya juga nggak kalah menarik, walaupun simple (cuma alunan piano doang) namun dicompose dengan mood yang melankolis dan nostalgik, sangat efektif untuk romantic anime yang ber-atmosfir heart-piercing ini.

Cinta yang tak tersampaikan, mungkin itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan film ini secara keseluruhan. Satu pesan yang saya tangkap dari film ini adalah: Jangan ragu, jika kau mencintai seseorang, maka katakanlah bahwa kau mencintainya. Jika tidak, maka itu sama saja dengan kau menunjukkan kelemahanmu sendiri sehingga dia akan jauh pergi meninggalkanmu di belakang.

beautiful animation; warm-sentimental background music; tragic, heart-piercing melancholic love story. pure simplicity.

7 bug whispered on “5 Centimeters per Second

Whisper a bug

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>