Cloud aja? Ciyus nih?

cloud, ciyus nih?

Cloud itu apa? aaaamaaca? ciyus?

Tahu sendiri kan? akhir-akhir ini dunia gempar dengan istilah “cloud“, tak terkecuali di Indonesia. Saya sendiri juga tak jarang mendengar kalimat seperti “Sono pergi cloud aja deh lu! [1]” atauEh, gue mau nge-cloud dulu yah di luar[2]“, sungguh luar biasa. Nah terus cloud itu sebenarnya apa? yang jelas cloud yang Saya maksud disini tidak ada hubungannya dengan kalimat diatas, cloud yang Saya maksud adalah cloud technology (terjemahan bebas: teknologi awan).

Oke, kalo gitu cloud technology itu apa?
Susah ngejelasinnya kalau secara deskriptif, gimana kalau Saya simpulkan aja langsung pakai pendekatan? setuju? Oke Saya anggap semuanya setuju.
Saya ini bukan ahli, bukan juga orang cloud, apalagi suka nge-cloud. Maka dari itu Saya akan memberikan penjelasan sesuai dengan apa yang ada di kepala Saya, nggak peduli sama kepala orang lain. Jadi secara gampangnya, cloud itu kira-kira begini nih:

1. Instan/On Demand
Yak instan! seperti halnya mie instan, Kamu gak perlu bikin adonan mie dan ngeracik bumbu-bumbunya sendiri. Kamu tinggal buka bungkusnya, rebus mienya, masukkan bumbu ke piring, taruh mie yang udah direbus ke piring, aduk rata, sajikan. Beuh! enak banget, apalagi kalau ditambah telor, daging sama sayuran. Sedap. Tapi sayangnya cloud technology ini gak bisa dimakan.
Nah udah kebayang kan? cloud technology itu instan, kalau Kamu mau bikin website tinggal beli domain sama hostingan, udah 5 menit jadi. Kamu nggak perlu beli server terus diinstalin web server, kan repot. Itulah kenapa konsepnya instan/on demand, layanannya bisa digunakan secepatnya seketika Kamu membutuhkannya.

2. Hanya membutuhkan perangkat akses
Bahasa kerennya Off-Premise, yang maksudnya Kita itu nggak usah make perangkat lain selain perangkat akses (untuk mengakses layanan cloud technology yang disediakan). Nah misalnya Kamu pengen punya e-mail, Kamu nggak harus punya mail server sendiri. Kamu bisa memanfaatkan layanan web-mail gratis seperti gmail, ymail, hotmail, dan teman-teman.
Contoh lainnya yaitu sistem operasi cloud, Kamu nggak perlu install sistem operasi konvensional yang dipasang di harddisk. Kamu hanya memerlukan akses internet dan komputer untuk memanfaatkan sistem operasi cloud ini. Makanya namanya cloud (awan), karena bagaikan berada di awang-awang, kita nggak tahu pasti data yang kita miliki berada dimana. Tidak seperti yang konvensional (biasa), yang sudah pasti tersimpan di harddisk! (well, saya sendiri belum pernah mencoba sistem operasi cloud ini, lol)Cloud-Computing-Go-for-ItNah sekarang udah mulai kelihatan gambarannya kan? Jadi cloud technology itu secara nggak sadar udah dari dulu Kita pakai, cuma namanya doang yang baru dan wow. Jadi salah besar kalau mikirnya cloud itu layanan server virtual yang rumit dan berbelit-belit. Bahkan sesuatu yang simple seperti email gratisan dari Gmail-pun sudah bisa disebut cloud technology. Penyimpanan file online seperti Dropbox, Mediafire, Google Drive dan teman-teman pun juga merupakan cloud technology (*hufft akhir-akhir ini saya aktif menggunakan Google Drive dikarenakan Indowebster lagi main tenis #emaapjadicurhat).
Selain itu, ada pula yang namanya cloud computing (terjemahan bebas : komputasi awan), nah apalagi itu! Sejujurnya Saya malas kalau harus menjelaskan yang itu juga, tapi Saya menemukan artikel yang cukup tepat untuk penjelasannya, disini nih. atau kalau mau yang greget, baca aja yang ini.

Luar biasa sekali, gue mau bilang wow sambil koprol dulu deh!
Eits! yang luar biasa itu siapa? Saya atau cloud technology? kalau itu ditujukan buat Saya, terimakasih dan silakan Anda bilang wow sambil koprol sepuasnya. Tapi kalau itu ditujukan buat cloud technology, tunda dulu koprolnya. Meski cloud technology ini sungguh wow, tapi teknologi ini memiliki kelemahan yang amat krusial, yaitu akses internet dan kecepatan akses internet. Lah gimana mau mengakses cloud technology kalau nggak ada akses internet, piye toh? itu sama aja kayak mau mengakses komputer tanpa ada sumber listrik. Cukup tahu lah kan.

Gimana? Udah cukup tahu mengenai cloud? jangan sampe Kamu nanyain cloud itu belinya dimana, ntar Saya jawab gratis tuh banyak di langit!
Belum mudeng juga? makanya, memahami cloud itu harus keep calm because can’t swim. Ngerti? tetap tenang karena nggak bisa berenang. brlub brlub brlub.

Yaudah deh, semoga bermanfaat yo!

  1. ^ Sono pergi kelaut aja deh lu!
  2. ^ Eh, gue mau ngerokok dulu yah diluar.

4 thoughts on “Cloud aja? Ciyus nih?

  1. Seiring dengan naiknya popularitas Cloud tech, jadi gak heran kalo akan hadir OS berbasis browser (ex: Chrome OS, Firefox OS) untuk pake sistem aplikasi perkantoran tinggal buka google drive yang udah ada aplikasi word,excel, powerpoint dll. Jadi ntar laptop cuman browser doank LOL

    • mas mau confirm aja kalau aku pakai template galaunes apa komen artikelini tentunya, kalau di indo kayaknya sulit deh soalnya koneksi masih lola and mahal bangeeeeeeeeeeeeeet…. menurut mas gimana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>